Desa Parerejo
Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan
Mahasiswa KKN-P 21 UMSIDA Perkuat Identitas Kampung Tempe melalui Plakat Branding UMKM Parerejo
AGUSTUS 27, 2026 / DESA PAREREJO, PLAKAT BRANDING UMKM, KAMPUNG TEMPE, SDGS-8
UMSIDA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pendidikan (KKN-P) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) Kelompok 21 memasang plakat branding UMKM di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (27/8). Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja mahasiswa untuk memperkuat identitas Desa Parerejo sebagai Kampung Tempe sekaligus mengenalkan potensi UMKM lokal.
Program ini dilatarbelakangi minimnya penanda UMKM di Desa Parerejo. Kondisi tersebut membuat masyarakat luar belum banyak mengetahui bahwa Parerejo memiliki pengrajin tempe, keripik tempe, dan berbagai olahan kedelai. Melalui plakat, mahasiswa menghadirkan media informasi untuk memperkenalkan potensi UMKM sekaligus memperkuat identitas Kampung Tempe.
Plakat Branding Kenalkan Potensi UMKM Parerejo
Plakat tidak hanya berfungsi sebagai penanda, tetapi juga media branding untuk memperkenalkan potensi UMKM Desa Parerejo. Salah satu informasi yang dicantumkan yaitu jumlah UMKM di wilayah RW 03 sebanyak 58 UMKM.
Pencantuman jumlah tersebut menjadi upaya menunjukkan potensi ekonomi masyarakat secara lebih konkret, khususnya keberadaan pengrajin tempe dan pelaku usaha olahan kedelai.
Pelaku UMKM pengrajin tempe, Pak Irfan, menyampaikan bahwa Desa Parerejo telah lama dikenal sebagai Kampung Tempe. Namun, minimnya tanda pengenal membuat potensi tersebut belum banyak diketahui masyarakat luar.
“Desa Parerejo sudah lama menjadi Kampung Tempe dan memang sudah dari dulu menjadi pengrajin tempe, keripik tempe, dan berbagai olahan kedelai. Tetapi karena minimnya tanda pengenal UMKM, tidak terlalu banyak yang tahu. Masuk ke desa sama saja seperti desa biasanya, padahal hampir semua rumah merupakan pengrajin tempe. Karena tidak adanya plakat pengenal, seperti desa biasa, bukan desa tempe,” ujar Pak Irfan.
Keberadaan plakat diharapkan membantu masyarakat yang melintas maupun memasuki desa mengetahui potensi Parerejo sebagai Kampung Tempe.
Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Pemasangan Plakat
Pemasangan plakat dilakukan mahasiswa KKN-P 21 UMSIDA bersama masyarakat pada 27 Agustus 2026. Kegiatan tersebut melibatkan Ketua Karang Taruna Desa Parerejo, Adib Rouf, beberapa anggota, Ketua RT, dan sejumlah warga.
Plakat dipasang di wilayah Dusun Blimbing pada lokasi yang mudah terlihat masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk keterlibatan masyarakat dalam memperkuat identitas dan potensi ekonomi lokal sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap media branding UMKM.
Harapan Keberlanjutan dan Replikasi Program
Penanggung jawab program, Faizal Abdillah, berharap plakat tetap dimanfaatkan setelah KKN-P selesai.
“Harapannya setelah KKN-P selesai, plakat ini tetap dirawat dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Kami berharap plakat ini tidak hanya menjadi hasil program kerja mahasiswa, tetapi terus digunakan untuk memperkenalkan potensi UMKM dan memperkuat identitas Desa Parerejo sebagai Kampung Tempe,” ujarnya.
Sementara itu, Irfanti Hadiani, mahasiswa KKN-P 21 UMSIDA, berharap keberadaan plakat dapat membuat Kampung Tempe semakin dikenal masyarakat luas.
“Kami berharap dengan adanya plakat tersebut bisa membuat Kampung Tempe lebih dikenal, bahwa Desa Parerejo merupakan desa yang memiliki banyak pengrajin tempe. Semoga setelah KKN-P selesai, plakat ini tetap dijaga dan bisa terus membantu masyarakat luar mengenali potensi UMKM yang ada di Parerejo,” ujarnya.
Melalui program tersebut, mahasiswa berharap masyarakat dan pemerintah desa dapat merawat plakat serta memperbarui informasi UMKM apabila terjadi perkembangan. Konsep branding ini juga diharapkan dapat dikembangkan di wilayah lain yang memiliki potensi usaha lokal sehingga mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
Penulis: Elok Dwi Novita Sari, M. Faizal Abdillah


